Dian Rana Berbagi pengalaman mendokumentasikan Momen Kunker Presiden Prabowo ke IKN
- Dian Rana
- 0 Comments
Nusantara, 13 Januari 2026 — Konten kreator asal Kalimantan Timur, Dian Rana, menyaksikan langsung momen bersejarah ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendarat dan lepas landas (take off) menggunakan helikopter dari Lapangan Upacara Istana Negara IKN.

Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Presiden Prabowo ke IKN sejak dilantik, sekaligus menandai babak baru keberlanjutan pembangunan ibu kota negara. Helikopter Presiden mendarat mulus di lapangan upacara yang berada tepat di depan Istana Negara, lokasi yang sebelumnya digunakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk meresmikan Istana Negara pada 11 Oktober 2024.

“Ini benar-benar momen spesial dan bersejarah. Lapangan upacara yang dulu dipakai untuk peresmian, kini menjadi titik pendaratan dan keberangkatan Presiden Prabowo,” ujar Dian Rana dalam dokumentasinya.
Senja, Pagi Berkabut, dan Tiga Helikopter Berjajar
Dian Rana mengikuti rangkaian momen tersebut sejak malam sebelumnya. Saat pendaratan helikopter di depan Istana Negara, langit senja IKN tampak merah merona, menciptakan pemandangan dramatis yang menurutnya sangat jarang terjadi.
“Kawasan barat Istana Negara sore itu merah cantik. Saya yang berada di lokasi benar-benar terpukau melihat kombinasi langit, Istana, dan helikopter Presiden,” tuturnya.
Keesokan paginya, suasana berbeda menyelimuti kawasan IKN. Kabut tipis terlihat di sekitar Masjid Nusantara sebelum Dian bergerak menuju kawasan depan Istana Negara. Dari salah satu gedung kementerian, ia memilih titik pengambilan gambar yang lebih tinggi karena tidak memiliki kartu identitas (ID) liputan untuk mendekat ke area inti.

Dari posisi tersebut, Dian menyaksikan tiga helikopter berjajar rapi di kawasan lapangan upacara, bersiap untuk agenda keberangkatan Presiden.
“Saya yakin dari titik ini, momen take off akan terlihat jauh lebih cantik dibandingkan jika berada di bawah yang terhalang pagar dan pepohonan,” katanya.
Maung Perdana Mengaspal di Kawasan Istana
Selain pendaratan dan keberangkatan helikopter, momen lain yang tak kalah menarik adalah kehadiran kendaraan taktis Maung yang untuk pertama kalinya mengaspal di kawasan Istana Negara IKN. Kendaraan tersebut melintasi Sumbu Barat, Sumbu Timur, hingga Jalan Grande dan berkeliling di sekitar Istana Garuda.

Menurut Dian, pergerakan Presiden Prabowo di kawasan istana berlangsung cukup lama sebelum akhirnya kembali ke lapangan upacara untuk persiapan take off.
“Di momen itulah perasaan saya campur aduk. Tangan sampai gemetar saat melakukan zoom karena di depan mata ada Presiden, Maung, Istana Negara, dan lapangan upacara dalam satu frame,” ungkapnya.
Kunjungan Kerja dan Agenda Pembangunan
Dalam kunjungan kerja ke IKN pada 13 Januari 2026, Presiden Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Presiden menerima laporan perkembangan pembangunan dari Otorita IKN, dengan penekanan pada percepatan dan peningkatan kualitas pembangunan.

Fokus utama percepatan diarahkan pada penyelesaian fasilitas legislatif dan yudikatif dengan target rampung pada 2028, agar fungsi pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat segera berjalan penuh di IKN.
Usai dari IKN, Presiden Prabowo melanjutkan agenda ke Kabupaten Malang untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara kampus Malang.
“Hadiah Awal Tahun” bagi IKN
Bagi Dian Rana, kehadiran Presiden Prabowo di IKN menjadi simbol kuat keberlanjutan pembangunan ibu kota negara.
“Sebagai orang yang tinggal dan mendokumentasikan IKN sejak awal, saya merasakan ini seperti hadiah awal tahun. Presiden datang, bermalam, merasakan angin malam dan pagi IKN, serta menyaksikan langsung keindahan senja di depan Istana Negara,” katanya.
Ia menilai, kunjungan tersebut sekaligus menjawab berbagai keraguan terhadap kelanjutan pembangunan IKN.

“Sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk meragukan. Presiden mendarat dan lepas landas langsung dari Istana Negara IKN. Ini bukti nyata,” pungkas Dian.
Dian menutup dokumentasinya dengan harapan agar Ibu Kota Nusantara terus berkembang dan memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Semoga IKN menjadi kota yang benar-benar dicintai oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.







Leave A Comment